Thursday, July 16, 2009

Bijak Memilih Kartu Untuk Internetan (Wireless Connections).


Sekarang adalah jaman nirkabel, jamannya wireless yang memungkinan orang untuk menggunakan perangkat dengan sangat mobile sangat aktif, kemanapun tidak menjadi masalah asalkan ada wireless. Bisa Modem, WLAN (Wireless Local Area Network - atau yang sering disebut WIFI) dan HOT SPOT, yang menjadi andalan dari user sekarang untuk ber-wireless-ria.
Yang paling sering dikaitkan dengan Wireless adalah koneksi internet, walaupun jaringan wireless pun ada, tetapi yang lagi ngetren adalah koneksi ke internet secara wireless. Yang bisa dengan MOBILE dan nyaman konek ke internet, di lapangan, bukan digedung kantoran saja,...yang menjadikan lebih leluasa... nge-net.
Tidak susah menjumpai piranti wireless ini, karena alat jenis ini berkembang begitu cepat dan sangat "mewabah", terutama dikota-kota besar dimana BTS (dari berbagai penyedia layanan internet) dan HOTSPOT banyak dijumpai.
Namun sayang area/wilayah jangakauan dari provider masih terbatas, belum seluruh sudut negeri ini terjangkau oleh network atau sinyal dari jasa penyedia internet yang wireless. Jadi saat ini kita belum "betul-betul" bebas ber internetan disemua tempat,biasanya hanya disekitar kota saja,....tetapi dalam beberapa tahun saya yakin BTS dan HOTSPOT akan segera menyebar ke seluruh penjuru negeri ini, dan wireless benar-benar akan menawarkan freedom yang sesungguhnya.
Keunggulan wireless bukan pada speed dan bandwidth nya tetapi pada MOBILE nya...
Jadi sasaran dari wireless memang untuk keunggulan di-mobilenya, tidak perlu "repot-repot" tarik ulur kabel (LAN dan modem), karena jalur perantaranya bukan kabel lagi - nir kabel / wire less - adalah udara lewat BTS/relay.
Yang paling lazim digunakan adalah dengan menggunakan kartu (SIM-Card) dari berbagai jenis, baik yang CDMA maupun yang GSM dan menggunakan area HOTSPOT (baik yang berbayar maupun yang gratisan).Bicara internetan kita mau tidak mau kita membicarakan modem, nah yang sedang booming adalah modem wireless yang simpel dan mungil,....biasanya dicolokkan ke port USB, yang berbasis mulai CDMA sampai dengan HSUPA, yang memungkinkan kemudahan dan mobilitas tinggi. Dan semua modem saat ini memerlukan nomor atau SIM-CARD. Merk SMART, FREN, WiFone, HuaWei, Vodafone, Sierra, Three, Prolink dan masih banyak lagi merk-merk lainnya.
Yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah bagaimana bisa menggunakan internet dengan efisien dan optimal, karena kita tahu harga dari "internetan" di Indonesia adalah "masih" sangat mahal - saya katakan masih sebab saya percaya suatu hari nanti akan menjadi murah atau malah banyak internet gratisan - dan jangkauan yang broadband masih sangat terbatas untuk perkotaan saja. Tentulah harus dengan bijaksana menentukan pilihannya, bila kerja kita membutuhkan "mobilitas tinggi" pastilah anda memang harus mempunyai wireless tools, seperti modem wireless atau WIfi. Bila kerja kita mengantor saja dan tidak di lapangan, maka skala kebutuhan wireless akan mengecil, artinya tidak perlu-perlu ama menggunakannya karena TOH di kantor tersedia layanan internet yang berkabel/serat optik yang speed dan bandwidth nya jauh lebih besar dibandingkan dengan wireless.
Bagi sebagian yang berada di area luar jangkauan CDMA/GSM atau broadband akan sangat menyulitkan untuk ber-wireless-an. Menggunakan kartu yang pas adalah jawaban dari kebutuhan kita akan internet yang mobile.Berbagai pelayanan dari provider untuk kita yang menawarkan berbagai macam kelebihan masing-masing. Akan tetapi tidak ada "makan siang gratis", atau kata orang jawa jer basuki mawa beya, semua ada biayanya, nah tidak mungkin suatu provider membuat "diskon tajam", "gratisan internetan selama waktu tertentu", jika tidak ada maksud tertentu yang pasti akan menguntungkan pihak providernya, - maaf kalau dihitung-hitung pastilah internet di Indonesia tetap saja mahal - maka dari itu untuk memilih provider mobile internet mana yang paling pas untuk anda, anda sendirilah yang tahu, kebutuhannya, file-file yang akan di-download ataupun yang di-upload. Jika menggunkan CDMA sudah cukup mengapa harus memakai yang GSM/broadband? yang harganya - bayaran internet dan alatnya - lebih mahal?
Saya bisa memberitahu anda tanpa bermaksud promosi pada suatu produk wireless internet dengan menggunakan modem -sierra,prolink, huawei,vodafone,three,starone, smart,wifone...dll
GSM :telkomsel - simpati, halo, flash
GSM :indosat - Im2,ProXL,Im3, Mentari,Indosat3g
GSM:axis, 3(three),
CDMA:smart, starone, Fren,esia
Dengan berbagai macam "cara", pra bayar atau pasca bayar, ada volume-based(quota), ada time-based.

GSM - broadband, speednya dari GPRS, EDGE,3G,HSDPA,HSUPA
Ada yang perorangan dan ada yang corporate. Bila anda mempunyai kebutuhan yang lebih besar untuk akses internet, sebaiknya mencari kartu yang corporate - dari providernya(misalnya:telkomsel, indosat) sebuah corporate diberi bandwidth tertentu-dengan jumlah SIM-Card yang ditentukan misalnya 100 buah, dengan harga yang telah ditetapkan per bulannya, nah oleh corporate ini dijual bandwidthnya dalam bentuk kartu-kartu SIM, kepada user-end. Ini menyebabkan pemakainya terbatas,(jumlah SIM-card yang diminta corporate yang menyediakan kartu (biasanya)pasca bayar,..atau abodemen perbulannya dengan pembayaran yang tetap.) dalam contoh ini misalnya hanya tersedia 100 kartu, berarti dalam satu corporate bandwidthnya dibagi menjadi 100 user-end. Keunggulan dari kartu corporate adalah lebih stabil dan relatif mahal dibanding dengan kartu perorangan. Iuran bulanannya lebih mahal dari produk yang dibeli secara perorangan, tetapi dalam banyak hal, lebih menguntungkan kartu yang corporate. Mahal di awal tetapi akan sangat memuaskan, sinyal yang stabil, download yang relatif-really unlimitted-tidak ada quota, benar-benar unlimitted. Tetapi bagi anda yang perlu internet hanya sekedar saja, kartu perorangan pun jauh lebih bijaksana karena bisa diatur sesuai kebutuhan kita, time-based, volume-based atau bahkan sekali pakai,....semuanya tergantung anda, dan kebutuhan anda.

CDMA
Ada yang pertama beli gratisan 6 bulan dulu, setelah bulan maret 2009 kini hanya gratis 3 bulan, yakni SMART. Starone, fren, esia juga mempunyai program masing-masing tetapi CDMA masih kalah cepat dibandingkan dengan broadband/GSM. Tetapi untuk sekedar browsing dan chatting atau email-emailan akan sangat bermanfaat, tetapi untuk download dan upload dalam jumlah besar akan terasa sangat tidak menguntungkan.

Nah hanya sekian tips dari saya, memilih yang terbaik akan membuat anda menghemat pengeluaran, mengoptimalkan kinerja anda dalam hal ini yang berhubungan dengan koneksi internet.Karena yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan kita, dan untuk itu hanya kita sendirilah yang bisa mengukurnya.
Terima kasih, semoga bermanfaat.

BONUS DOWNLOAD
1.Resetter Printer Canon (IP tool)
2.Alcohol 120%, membuat image file jadi mudah.

Monday, July 13, 2009

Memasang USB Front dan Audio Azalia / AC97



Ini sekedar informasi dari saya, sedikit banget tetapi mudah-mudahan bisa berguna bagi anda semuanya. Memasang FRONT USB/AUDIO adalah pekerjaan yang mudah-tetapi perlu ketelitian karena dampak dari "salah colok" kabel pada pin di Motherboard bisa berakibat lumayan buruk,...
Kalau salah pasang pada USB akan mengakibatkan "flashdisk" yang dicolok di USB depan akan rusak, mouse pun tidak berfungsi, dan bila dicolokkan dalam jangka waktu lama akan membuat kabel terbakar dan mobo rusak (tapi yang ini jarang terjadi). Kita tahu di USB ada VCC (5V), terus D- (tegangan -), D+(tegangan+) dan Ground(G), tidak boleh polar (kutub) nya terbalik, sebab ia bekerja di arus DC (arus rata).
Yang paling sering dijumpai warna kabel adalah VCC = merah (orange), D- = putih(kuning),D+ =hijau(biru), dan Ground = hitam. Tetapi ada juga yang berwarna lain biasanya satu warna tetapi ditandai dengan VCC,D-,D+ dan Ground,....
Kabar baiknya casing sekarang, sudah diplot dan dipasang USB dan AUDIO, dengan jenis azalia/AC97 bukan yang settingan HIGH DEFINITION (HD),sehingga tidak perlu lagi memikirkan pin-pin yang akan dipasang, tinggal colok begitu saja.
Dan posting ini akan membantu anda pada terutama pada pemasangan front USB dan AUDIO pada casing yang belum di setting/plot yang tinggal colok, dimana kabel-kabelnya masih tersebar menjadi bagian-bagian yang harus dicolokkan satu persatu.

Perhatikan gambar berikut ini:

Ini adalah gambar Front_USB


Lihat pula gambar ini untuk Front_AUDIO, Azalia AC97


Keterangan :
Bila audio depan tidak dipasang "umumnya" ada dua bagian yang dijumper yaitu R-out dengan R-in dan L-Out dengan L-in, karena pada motherboard lama bila tidak "dijumper' soundnya tidak akan bunyi sekalipun drivernya telah terisi/ada. Tetapi pada motherboard yang terbaru jumper tidak diperlukan dan sound tetap bunyi.
Catatan lain:
Ada dibeberapa casing yang tidak tersedia kabel R-in dan L-in nya, bila yang dicolok hanya R-out dan L-out nya (khusus pada mobo lama), maka tidak bisa sound depan dan belakang bunyi secara bersamaan atau malah hanya sound depan saja yang bisa berfungsi (output sound belakang tidak bunyi), dan kalau demikian adanya kita bisa mengakalinya dengan memberi jumper R-in dan L-in, dengan cara digabungkan R-out dan R-in dengan sebuah kabel, demikian juga L-out dan L-in, sehingga susunan kabelnya menjadi standar yang berlaku untuk azalia/AC97 yakni, mic, mic power/bias, ground, R-out, R-in, L-out dan L-in.

Saran saya adalah agar kita sangat hati-hati dalam memasang dan mengecek ulang susunan kabel F_USB dan F_AUDIO karena kalau salah pasang berakibat "fatal" terbakarnya USB flashdisk atau chipset USB dan Chipset Audio nya.

Untuk pengetesan USB depan sebaiknya memakai mouse terlebih dahulu, bila mousenya menyala berarti ada powernya dan bila mouse jalan berarti benar susunannya, dan untuk mengetes audio gunakan earphone agar "feedback" nya tidak terlalu besar, yang membuat rusak biasanya kesalahan memasang mic/mic power,...

Terima kasih semoga bermanfaat.

BONUS DOWNLOAD
1.Background Difolder anda.
2.Format FlashDisk software, biasa untuk Flashdisk yang susah diformat biasa.