Tuesday, January 11, 2011

Broadband Lemot

BROADBAND MENJADI LAMBAT APA SEBABNYA
Saya mengibaratkan broadband seperti seember air,.....dan "bandwindth" adalah lobang yang ada di dinding ember,....dan debit/kecepatan air adalah speed dari internetnya,...bila seember air "dilubangi" hanya satu lubang dengan lubang yang besar maka akan sangat deras air (debit) mengalirnya, walaupun satu lubang tetapi lubangnya kecil, tetap saja debitnya kecil "ngucurnya", artinya biar yang memakai sedikit orang bila "bandwidth" nya kecil maka bisa dipastikan speednya juga lambat, dan akan cepat bila sedikit orang yang memakai internet sedangkan bandwidth nya besar bisa dipastikan akan sangat cepat,...speed-nya.
Ini hanya sebagai sebuah analogi saja tetapi broadband tidak sesederhana itu, banyak faktor lain yang menyebabkan lambat atau cepatnya sebuah internet wireless ini.
Yang perlu diperhatikan adalah faktor-faktor sebagai berikut:
1. Jangkauan layanan sebuah provider broadband,.... bahasa gampangnya adalah ada tidaknya "sinyal" ditempat tinggal anda. Sinyal yang kita kenal mulai dari EDGE, GPRS, UMTS, 3G dan 3,5G (HSPA = high speed packet access, baik untuk download HSDPA atau untuk Upload HSUPA).
Semakin baik sinyalnya (sinyal full) semakin bagus aliran datanya, alias semakin kencang (secara umum) karena ada beberapa provider yang sinyalnya sangat kuat tetapi tetap saja LEMOT alias HSDPA "rasa" GPRS, ini yang menjadi keluhan para end user, termasuk saya barangkali,... sinyal saya adalah 3G 3batang (mentok 5 batang/bar), akan tetapi bila download saya hanya 4-7kBps, artinya apa ini speed GPRS, nah bila itu terjadi maka teori "ember" saya yang terjadi, alias sedang banyak yang berinternetan dengan provider yang sama dengan saya, uniknya ini terjadi kebanyakan pada provider dengan layanan yang super ekonomis alias murah. Nah providernya barangkaii telah berusaha sekuat tenaga untuk mengefektifkan "bandwidthnya" biar jangan OVERLOAD,...tetapi yang terjadi seperti sekarang ini, perluasan bandwidth tidak sebanding dengan bayaknya orang yang berlangganan broadband,.....
2. Sayangnya dalam dunia broadband "uang berbicara jujur" artinya bila kita mau membayar dengan layanan yang "mahal" tentu akan tidak ada keluhan masalah speed, dengan kata lain tidak ada yang lemot...
Sebuah provider broadband yang "mahal" memang sudah memperhitungkan semuanya, jaringan, prasarana dan sarananya memang jauh lebih komplit dan luas secara geografis,....
Mahal atau murah bisa kita artikan sebagai harga "kuota" yang kita bayar, dan panjang "masa aktif" yang ada,.... Yang saya maksud adalah contohnya sebagai berikut :
Provider A 50 ribu murah karena kuota yang diberikan 2GB dan masa aktifnya sebulan,...ini murah
Provider B 50 ribu mahal karena kuotanya hanya 102mB dan masa aktif yang setengah bulan (14 hari).
tetapi bicara masalah speed tentu saja provider B lebih unggul,...
3. Kuota yang ada, sangat mempengaruhi speed dari broadband ini. Yang saya maksud inilah "kelemahan hakiki" broadband (apakah di Indonesia saja ? Saya tidak tahu..!!). Diberi jatah (kuota) adalah sebuah kekejaman wireless, bagaimana tidak, bila kuota kita habis maka SPEED nya "jomplang" dari 3G menjadi EDGE atau GPRS,....HSDPA nya saja lemot., konon GPRS/EDGE,... ini membuat kita geram dengan broadband,.... tetapi kita tidak bisa berbuat banyak karena memang provider memang bukan merupakan yayasan sosial atau kerja bakti, mereka semuanya "pebisnis" jadi itu merupakan hak dari seorang pebisnis untuk mencari sebuah keuntungan. Dan kita semua rasanya mahfum akan hal ini.
4. Walaupun tidak signifikan, hardware komputer dan modem bisa berpengaruh pada kecepatan sebuah broadband. Tetapi ini hal terakhir yang bisa menyebabkan broadband menjadi lemot,....misalnya komputer anda terkena virus, atau speknya terlalu rendah untuk menjalankan Operating System yang bisa kompatibel dengan Modem yang ada. Misalnya pentium II digunakan untuk windows XP Sp2,.....atau Celeron 478 digunakan untuk windows Vista,... dll.


SOLUSI
Ngomong masalah tanpa sebuah solusi adalah sebuah omong-omong kosong yang tidak berguna.
Saya memberi beberapa solusi tentang lemotnya broadband,...dengan memperhatikan faktor-faktor yang saya sebutkan diatas,...
1. Ada uang ada barang,....saya menyarankan untuk membeli layanan broadband yang "corporate", alias dari sebuah perusahaan yang menyewa bandwidth kepada sebuah provider, dengan klien (pelanggan) yang dibatasi. Tetapi memang biayanya mahal akan tetapi dijamin tidak lemot.
2. Anda bisa memakai VPN (virtual private network), dan untuk ini memang lagi-lagi "membayar lebih".....
3. Cari sinyal broadband yang paling kuat ditempat anda, gampangnya yang dekat dengan BTS-nya
4. Cara ini memang berat, yakni online diwaktu-waktu yang orang lain sedang tidak online,...seperti jam 12 malam s/d jam 6 pagi, atau waktu para user terjebak macet habis pulang kerja, sekitar jam 4-7 sore. Ini cara yang untung-untungan,...sebab bila semua user berpikiran sama maka akan terjadi "lemot" juga,....bukanya internetan sendirian malah bareng-bareng dan tentu saja membuat lemot.
5. Bila ada fasilitas antena di modem anda bisa digunakan untuk "memperkuat sinyal"
6. Bila anda gemar download saya menyarankan beli layanan yang berkuota besar.
7. Bila anda hanya browsing/kadang-kadang saja menggunakan internetnya, beli saja yang speed-nya tinggi walaupun kuota-nya kecil.
8. Gunakan software untuk tweaking internet anda, ada conspeed, download accelerator, squid, netscream  atau tweaking manual dengan men-setting browsernya, bandwidthnya dan lainnya.

Sedikit dari saya semoga membantu., bila ada pendapat atau tips/trik yang berguna anda bisa posting disini.

2 comments:

  1. maaksih infonya, sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  2. thanks kembali Zenis,...kirim-kirim tips dan saran untuk saya ya,...atau silahkan memilih affilate program adsense bila anda belum punya google adsense, ada bidvertiser, ada adbrite bahkan ada adesensecamp yang buatan indonesia, lumayakn kok untuk tambahan income,....tahap awal memang sedikit akan tetapi tahap lanjutan akan menjadi "sumeber income"...

    ReplyDelete