Monday, September 14, 2009

Tips Memilih Harddisk Second




Bagi kaum teknisi, harddisk sekond bukan barang yang aneh,apalagi bila membuat komputer rakitan dengan budget yang "mepet" alias "flat" dan hampir-hampir tidak berkutik karena user nya juga hafal dengan harga - dan umumnya user hafal dengan harga baru karena banyak dimuat di internet - sedangkan harga sekond adalah relatif, tergantung dari siapa yang menjual tergantung partai besar atau kecil dalam pembeliannya, nah sesuai dengan hukum ekonomi bila membeli dalam partai besar tentu akan lebih murah, akan tetapi bila yang diperlukan hanya sedikit dan kita juga bukan pedangang grosir lalu bagaimanakah mensiasatinya ? Yakni beli :sekond ketengan: tetapi dari sumber langsung atau dari user langsung, paling bagus adalah dari mereka yang ingin up-grade, karena hardware nya masih dipakai jelas ini masih bagus. Dan masih banyak lagi trik yang bisa digunakan selama itu aman dan tidak merugikan user, seperti barang sekond dibilang baru hanya karena "segelnya" bisa garansi hingga tiga tahun misalnya. Dan untuk menambah untung memang harddisk sekond bisa menjadi pilihan, tetapi ingat kita harus jujur ke user, sekond bilang sekond dan baru bilang baru,.....karena harddisk adalah "tampungan data" yang bila rusak akan menghilangkan data yang mungkin data itu tidak bisa tergantikan oleh harga PC nya sekalipun, karena data yang langka dan terdiri dari formula-formula rahasia yang rumit, ataupun disertasi yang baru saja di ACC,...nah yang jelas jangan gegabah dalam menjual harddisk.

Tips yang saya berikan adalah tips standar dan semoga bisa berguna:
1. Kalau motherboard anda sudah memungkinkan untuk harddisk SATA beli saja yang SATA karena umurnya jauh lebih muda dan speed transfernya pun lebih cepat dari ATA/IDE.
2. Jelas untuk memilih tampilan harddisk itu, harus yang bersih tidak ada bekas mur yang sudah dibuka-buka, stempel toko usahakan jangan terlalu banyak,...
3. Lihat tahun produksi, semakin muda semakin bagus, lihat assemblingan mana, Taiwan, Singapur atau Malaysia, China, yang paling bagus assemblingan Taiwan dan Singapura (WDC).
4.Lihat pula apakah harddisk itu hasil "refurbish" an dengan jelas ada lambang "R" yang dilingkari dengan simbol lingkaran seperti lingkaran kapas (lambang negara garuda Pancasila), dan warna dari stikernya pinggirannya berwarna HIJAU, bukan hitam/polos, itu juga direfurbish oleh pabrikannya.
5. Sesuaikan Byte harddisk kita dengan kemampuan motherboardnya, bila PIII ada yang mampu mendeteksi hdd 80Gb ada yang hanya mentok 40Gb saja.
6. Dengarkan bunyinya ketika dipasang di PC, kalau berisik dan berbunyi keras sebaiknya jangan dibeli, apalagi seperti bunyi patah-patah, Ngit..ngit,..ngit...jangan dibeli itu hampir mati.
7. Cek juga suhu harddisk jangan terlalu panas bisa dirasakan dengan tangan kalau terlalu panas bersuhu lebih dari 50 derajat celsius, tangan terasa panas sekali, jangan dibeli.
8. Mintalah di FDISK dengan windows 98, atau Partition Magic untuk mengetahui adanya BAD sector dengan lebih teliti.
9.MIntalahan di install windows XP, kalau sudah tidak ada bad sectornya, sebab kalau harddisk sudah tidak sehat akan blue screen, atau setidaknya tidak normal bila diintsall XP.
10.Jangan lupa minta garansi setidaknya seminggu untuk harddisk sekond, dan setahun untuk harddisk baru.
11. Ini yang penting tawarlah harganya biar anda lebih untung.

Kiranya hanya itu saja dari saya bila ada tambahan dari para blogger dan netter saya minta komentarnya, ditulis di komentar dan situs anda akan saya kunjungi, insyaallah.

BonuS DownloaD
1. gAME HOUSE cRACK UNIVERSAL
2. mC aFEE 8,5 PATCH3
3.iTUNES 7 DAN QUICK TIME

No comments:

Post a Comment