Saturday, February 13, 2010

Internet di Indonesia Masih Sangat Mahal

Bukan sebuah kebetulan bila saya posting ini dan anda menyetujuinya,....bahwa tarif internet di Indonesia adalah masih sangat mahal dan tidak mudah dijangkau di daerah pelosok seperti daerah saya - perbatasan cilacap banyumas, jawa tengah - yang mana disamping tarif yang mahal sinyalnya juga tidak mendukung, artinya di Jakarta memang mahal tetapi bisa mencapai sinyal HSDPA dan ditempatku hanya "GPRS dengan 4 bar/tidak full".
Lalu ngomongin soal tarif internet di negeri kita ini memang tergolong mahal atau sangat mahal, karena bila mahal dengan speed yang menjamin (3g s/d hsdpa), maka akan bisa ditolelir karena mahal tetapi cepat,...bukan seperti yang sekarang ini mahal tetapi lambat (bahasa lainnya lemod)
Sudah Lemot, Mahal Pula, ini sumber saya dapatkan dari blog http://nusantaranews.wordpress.com Para netter Indonesia saat ini dan mungkin beberapa tahun lagi masih cukup malang. Selain kecepatan yang cukup lemot, ternyata biaya layanan internet di Indonesia cukup mahal. Dengan kecepatan rata-rata 256 kbps, para pengguna internet Indonesia harus membayar sekitar Rp 150.000 per bulan (asumsi kuota internet unlimited). Ini berarti biaya akses internet Indonesia Rp 585.000/Mbps/bulan. Bagaimana dengan Jepang?

Dengan menikmati kecepatan rata-rata 15 Mbps, netter Jepang hanya merogoh sekitar 5000-6000 yen per bulan atau sekitar Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per bulan. Angka ini sama dengan Rp 33.000/Mbps/bulan. Dari angka absolut saja, biaya internet Indonesia 17 kali lebih mahal dibanding Jepang. Ini belum dihitung daya beli masyarakat Jepang yang sangat tinggi.

Dengan memperhitung daya beli masyarakat Jepang dan income per capitanya terhadap Indonesia, maka perbandingan biaya internet terhadap layanan Indonesia memang sangat buruk. Dengan income per kapita 16 kali lebih besar daripada penduduk Indonesia, orang Jepang menikmati akses internet sekitar 1/250 lebih murah dengan Indonesia. Angka ini berasal dari hitungan kasar saya : Biaya per Mbps/bulan X perbandingan income perkapita (17×16=272, dan saya bulatkan 250 kali). Jadi, biaya internet Indonesia sekitar 250 kali lebih mahal dibanding Jepang.

Itulah yang terjadi dengan perinternetan di Indonesia yang tercinta ini, sudah lemot, mahal, itu kenyataan dan tidak usah menjadi bahan perdebatan, bagaimana kita harus padnai-pandai mencari trik (menggunakan toolnelnet, proxifier atau mempercepat koneksi internet anda, atau mendiskonek modem anda ketika anda membaca "page yang bisa dibaca OFFLINE", dan seribu satu cara untuk membuat internet menjadi murah, menunggu kinerja pemerintah dalam menurunkan "harga internet, bukan menurunkan kualitas internet dengan harga murah lho",...dan saya beri tahu pula kartu-kartu yang bisa anda pakai untuk internetan engan modem USB BROADBAND, yang ada di pasaran (speed 3.6 mbps s/d 7.2 mbps). Indosatm2 harga perdana antara 250-275 ribu rupiah, prabayar per bulan Rp. 200.000,- dengan quota 3 gb an, xlgprs perdana sekitar Rp.225-250 ribu, dengan quota 2 gb an, prabayar per bulan 150 ribu rupiah, telkomsel dengan perdana Rp. 390 - 410 ribu rupiah, prabayar, sekitar 400 ribu per bulan, dan kartu reguler anda bisa membeli di counter-counter hp terdekat, tetapi harganya kalau dihitung-hitung memang sangat mahal, kecuali anda bisa mencari trik yang seperti saya posting sebelumnya. Harga dan kartu itu saya ketahui berdasarkan penjualan di pulau jawa (jakarta), untuk lebih jelasnya anda bisa datang ke counter kartu tersebut, sedangkan modem usb broadband dijual bebas dengan kisaran harga antara 425 ribuan sampai dengan 1.5 jutaan.
Dan ada pula modem paketan seperti Smart dari rp 400 s/d 1.2 jutaan, dengan paket yanbg berbeda-beda. Modem friend dengan Mobi evdo nya sekitar 500 ribuan. Dan masih banyak lagi pilihan yang anda bisa pilih, tetapi sekali lagi memang masih relatif mahal walaupun sudah menurun jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Sembari menunggu harga internet turun alangkah baiknya kita mempunyai piranti nya bukan, ada modem USB / PCMCIA broadband/GSM, atau CDMA pun tidak ada ruginya, berharap terlalu banyak hanya akan menimbulkan kekecewaan, tetapi tidak berharap adalah orang yang pesimis,...logikanya bila sudah banyak vendor dan provider internet masa iya dia akan jual mahal semua ? Setelah ada yang berani jual murah makan yang lain akan segera menyusul, yakinlah ini adalah sebuah kemungkinan dan kita tahu kemungkinan itu besar, apalagi tahun 2012 akan ada perdagangan bebas, masih mampukah mereka jual mahal ?

Bonus Download
Game Java untuk handphone

4 comments:

  1. bagi anda yang punya tips untuk mengirit biaya internet bisa sharing disini,...menurut saya ada beberapa cara mengirit internet.
    1. Waktu membaca email, didisconnect saja,...
    2. Software browser (mozilla, IE, Opera)yang digunakan disetting dengan minimalis, tiadakan image (hanya text saja, kemudian di tweak), saya akan berikan tips tweak mozilla di posting depan.
    3. Mempercepat koneksinye dengan software, misalnya cospeed, internet booster,dll.
    4. Membuang service-service yang memberatkan koneksi dan browsing internet dari services.msc di sistem windowsnya.
    5. Gunakan modem yang baik.

    ReplyDelete
  2. Baru tau info kaya ini...ternyata mahal banget

    ReplyDelete
  3. newbie, agak kaga ngerti bahasanya

    ReplyDelete
  4. busyet, kaya nih yang punya bisnis internet

    ReplyDelete